Hai Kawan! Kali ini saya akan mempos sebuah naskah drama legenda, yaitu Legenda Batu Menangis. Silakan disimak!
Naskah Drama Legenda Batu Menangis
Alkisah, disebuah bukit yang jauh dari desa, didaerah
Kalimantan hiduplah petani miskin dengan istri dan putri nya yang masih bayi,
yang bernama Darmi. Seperti hari biasa, Sang petani pergi bekerja. Menggarap
sawah demi sesuap nasi.
Pak Tani : “Dinda, Kangmas berangkat bertani
dulu ya. Jaga putri kecil kita ya.”
Ibu : “Iya kangmas, hati hati
ya.” (Ibu mencium tangan Pak Tani)
(menggendong bayi)
Pada suatu hari, hal buruk terjadi.
Sang petani terkena penyakit parah. Istri nya pun memanggil Tabib.
Ibu : “Tabib! Tabib! Tolong!
Suamiku jatuh sakit!” (terburu-buru)
Tabib 1 : “Yasudah, mari kita kesana.”
Pak Tani : “Uhuk... Uhuk.... Dinda....”
Ibu : “Sabar Kangmas, Dinda sudah
memanggil tabib.”
Tabib 1 : (meracik obat-obatan)
Tabib 2 : (memeriksa Pak Tani) “Sepertinya
panyakin Pak Tani ini sudah parah.”
Tabib 1 : “Minum ini. Ini akan membuatmu
merasa lebih baik.”
Pak Tani : “Terimakasih Tabib.” (meminum
ramuan) “Dinda, apabila Kangmas sudah tiada; rawat dengan baik putri kecil kita,
Darmi ya.”
Ibu : “Kangmas jangan tinggalkan
Aku.” (Pak Tani tak sadarkan diri)
“Kangmaaaas!”
“Kangmaaaas!”
